Posted by Fahrizal | 0 comments

Tips dan Trik ketika umroh di mekah bersama wina tour

 

AGAR BELANJA MEMUASKAN

Berbelanja merupakan aktifitas utama kedua bagi jamaah umrah tanah suci. Belanja untuk kebutuhan
sendiri maupun untuk oleh oleh atau buah tangan bagi sanak famili dan kerabat di Tanah Air.
Cukup banyak pusat-pusat perbelanjaan yang tersedia di Makkah, Madinah maupun Jeddah. Selain toko-toko yang
buka terus sepanjang tahun. Tidak sedikit pula pedagang kaki lima dadakan yang mencoba meraih untung
dari kedatangan jamaah umroh.
Ada beberapa hal, yang bisa diperhatikan oleh Jamaah sebelum berbelanja berdasarkan pengalaman jamaah,
petugas dan beberapa laman.

BUATLAH PERENCANAAN BELANJA ANDA

Buatlah perencanaan belanja yaitu daftar barang yang diperlukan dan dibutuhkan. Hal ini agar tidak berlebihan dalam belanja dan bisa
disesuaikan dengan keuangan yang ada.
Jika ada barang-barang yang bisa dibeli di Tanah Air dan mungkin harganya lebih murah maka jamaah tidak perlu memaksakan diri, apalagi
kini sudah banyak toko oleh-oleh bernuansa tanah suci di Indonesia.
Banyak-baranglebih murah ( di Indonesia ), Kacang arab dan perlatan minum warna emas lebih murah di Surabaya,
Tanah Abang Jakarta atau Pasar Burung Makassar.

ATUR WAKTU TEPAT UNTUK TAWAF MALL

Jangan sampai kegiatan belanja–atau populer dengan candaan sebagai tawaf mall–justru mengganggu waktu ibadah. Untuk itu utamakan dulu
melakukan ibadah.
Ingat sesungguhnya tujuan utama anda berkunjung ke Tanah Suci yaitu untuk memanfaatkan waktu yang anda miliki untuk giat beribadah demi
ridho dari Allah SWT.

WAKTU YANG BISA DIPILIH :

– Usai ibadah dari masjidil Haram atau Masjid Nabawi
– Saat berziarah atau mengunjungi tempat bersejarah
– Setelah menuntaskan seluruh rukun umroh
– Saat transit di Jeddah menjelang kepulangan

JANGAN MALU DITERIAKI BAHIL OLEH PENJUAL

Sebelum membeli hendaknya melakukan survei beberapa toko untuk membandingkan harga, namun umunya untuk
barang-barang yang umum dibeli, harga tidak terlalu berbeda jauh.
Setelah ada barang yang diinginkan tidak ada salahnya menawar harga, apalagi jika ingin membeli barang dalam jumlah banyak karena biasanya diberikan
harga khusus.
Untuk Menawar barang tidak perlu khawatir karena sebagian besar penual atau penjaga toko di Tanah Suci mengerti bahasa Indonesia, bahkan tidak sedikit
penjaganya adalah warga Indonesia.
Namun, jika terlalu “kejam” menawar jangan heran jika pedagang mengatakan “Bahil..bahil..” atau “Pelit..pelit”.

LEBIH MURAH DI PUSAT PERBELANJAAN

Untuk memperoleh harga yang murah, tentu harus diketahui pusat-pusat perbelanjaan yang ada. Namun demikian, Jika Malas pergi Jauh, hampir di setiap
penginapan jamaah banyak terdapat penjual oleh-oleh haji dadakan yang harganya juga hampir sama dengan di pusat-pusat perbelanjaan.
Tapi di pusat perbelanjaan, variasinya lebih banyak :
– Di Makkah ada Pasar Zakfariah
– Di Jeddah ada Pasar Balad dan Bab Makkah
– Di Madinah ada Pasar Kurmadan pusat pertokoan di sejumlah basement hotel.

SIAPKAN UANG RIYAL

Tentu saja untuk berbelanja lebih nyaman jika menggunakan uang setempat. Selain bisa membawa dari Tanah Air maka jamaah juga bisa memiliki riyal
dengan cara :
1. Menukar uang rupiah maupun dolar menjadi riyal di “money changer” yang banyak tersedia di pusat perbelanjaan. Tentunya harganya bisa lebih mahal
dibanding di Tanah Air apalagi saat musim haji. Hal ini mungkin juga karena saat musim haji, permintaan terhadap riyal semkain tinggi.
2. Mengambil uang dari ATM bank setempat menggunakan kartu debet bank-bank Indonesia. Kartu debet dan kartu kredit bank Indonesia tentu saja bisa juga
digunakan di toko-toko yang sudah memasang alat untuk menerimanya. Hati-hati, lebih baik ditanya dulu apakah dikenakan biaya tambahan atau tidak.
Bahkan banyak toko yang juga mau menerima uang rupiah.
—————————————————————————————————————–
Assalamualaikum, Winatour Ada Promo Baru nih Promo Umroh MILAD Tour 10 Hari

Cuma $1575

Jadwal keberangkatan 5 Maret 2016
Buruan Pesan, Tempat Terbatas!!
Kontak Kami di :
Mobile : 087887161062 / 081808815712
Phone : 021 53 666 368 – 021 53 666 369
Fax : 021 53 666 370
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

Tips menjaga kondisi di tanah suci dari dehidrasi



Salah satu gangguan kesehatan yang sering menimpa dan cukup berbahaya bagi jamaah umroh di tanah suci yakni Dehidrasi. Dehidrasi adalah kekurangan cairan tubuh dan dangguan dalam keseimbangan cairan pada tubuh manusia.

Dehidrasi disebabkan karena pengeluaran cairan lebih banyak dari pada yang masuk, gangguan keseimbagan cairan tubuh ini disertai dengan gangguan keseimbangan elektrolit tubuh, sedangkan elektrolit memiliki peranan yang cukup penting bagi tubuh kita
Beberapa penyebab penyebab dehidrasi pada jamaah umroh :

Suhu dan cuaca di Makkah dan Madinah cukup tinggi bisa mencapai 50 derajat celcius terkhusus umroh bulan Maret, umroh bulan April, umroh bulan Mei, hingga musim Haji. Demikian juga rendahnya kelembaban di tanah suci sehingga jamaah rentan terkena Dehidrasi
Aktifitas fisik yang cukup menyita energi dan membuat keringat selama ibadah Umroh atau Haji. Dan beberapa jamaah umroh tidak mengindahkan kesehatan yang terpenting bisa beribadah, rasa haus tidak diperdulikan dan kelelahan tetap dipaksakan
Banyak diantara jamaah umroh yang malas untuk pergi minum air zam-zam karena suatu hal, misal nya sudah mendapatkan tempat yang ideal dan bagus untuk sholat, dan malas untuk membawa botol minum sebagai persedian selama melaksanakan ritual umroh, sedangkan jamaah umroh berdesak-desakan untuk mencapai posisi posisi yang bagus di depan Ka’bah
Perjalanan dan jarak yang cukup lumayan jauh dari Hotel menuju pelataran Masjid Nabawi atau Masjidil Haram, terkadang Hotel di Makkah ada yang bisa mencapai 700meter sampai 1 kilo bahkan lebih (untuk yang paket hemat)
Pada saat ritual Umroh yaitu melaksanakan Thowaf 7 putaran dan Sa’I antara bukit Shofa dan Marwa sebanyak 7 X banyak dari jamaah umroh agar tidak ketinggalan dengan teman-teman serombongan sehingga rela tidak menyempatkan waktu untuk mengambil air zam-zam untuk di minum, padahal Thowaf dan Sa’I adalah ritual yang sangat membutuhkan energi dan rentan akan kehausan
Pada saat berdesakan ingin mencapai beberapa tempat atau lokasi yang dipercayai sebagai tempat dikabulkannya do’a seperti menuju Hajar Aswad, Multazam, Roudhoh, Sholat di Hijir Ismail. Tempat-tempat tersebut selalu menjadi favorit para peserta umroh untuk saling berlomba-lomba dapat berdoa atau melaksanakan serangkaian ibadah lainnya.
City tour merupakan program perjalanan ziarah ke tempat-tempat yang mempunyai nilai plus dimata para jamaah umroh, biasanya jamaah umroh mengunjungi tempat bersejarah misalnya : Jabal Uhud, Kebun Kurma, Jabal Magnet, Peternakan Onta, Percetakan Al-Qur’an, Muzdalifah, Mina, Masjid Ji’ronah dll. Tempat-tempat tersebut merupakan lokasi yang banyak dikunjungi oleh peserta umroh sehingga berpotensi bagi jamaah umroh terkena dehidrasi dikarenakan berdesakan dan cukup melelahkan sehingga membutuhkan tenaga yang sangat extra

Dehidrasi akan mengakibatkan banyak masalah dan gangguan bagi tubuh, seperti :

Gangguan dalam pembuangan toksin (racun) pada tubuh

1. Gangguan pengiriman nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh
2. Produksi energy berkurang
3. Pelumasan ke sendi-sendi tubuh berkurang

Gejala Dehidrasi :

1. Bibir dan Lidah kering bahkan pecah-pecah
2. Kulit kering
3. Sakit kepala ringan terkadang Vertigo
4. Kurang atau jarang buang air kecil
5. Air seni berwarna Kuning
6. Haus yang sangat menyiksa

Solusi agar tetap sehat dan fit saat di Makkah dan Madinah

1. Selalul membawa air minum dalam kemasan/botol, lebih diutamakan air zam-zam yang diambil dari Masjid Nabawy atau Masjidil Haram
2. Minum air yang banyak pada saat dibutuhkan
3. Jangan menunda untuk minum dan bersegeralah
4. Minum Vitamin yang membuat kondisi tubuh menjadi fit
5. Tepat waktu pada saat jam makan
6. Sebelum berangkat umroh konsultasi dengan dokter tentang penyakit dan obat-obatan yang harus dibawa ke tanah suci

Semoga Tips ini bisa bermanfaat untuk para calon tamu Allah yang ingin selalu sehat dalam memperbanyak ibadah

Assalamualaikum Wr.Wb.
Syiar Baitullah

Umroh Murah Bulan Desember 2015
TERBTAS HANYA 30 Orang Pertama - GRATIS VOUCHER Rp1.000.000

Seat terbatas
Harga Paket Rp.22.625.000 (1 dollar Rp13.500)
Hotel Makkah : Karam Deyafah, Madinah : Mayda An Nadwa
Pesawat : Citylink
Makan 3X Menu Indonesia
Muthowif berpengalaman

Info detail silahkan hub :
Maulana Ibrahim
PT WISATA ANUGERAH ABADI (Wina tour)
TLP. 53 666 370
HP.0878 8716 1062
PIN BB. 58714ED4


PT Wisata Anugerah Abadi (Wina tour)
Jl. Palmerah Utara No.49C, Slipi – Jakarta Pusat
Hubungi : Maulana Ibrahim
021-53 666 370 / 08788 7161 062
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

daftar nama jamaah indonesia korban kecelakaan crane di mekah


Sebuah crane di area dekat tempat tawaf di Masjidil Haram dilaporkan roboh pada Jumat (11/9/2015). Sejumlah jamaah haji dilaporkan turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Tribunnews melaporkan bahwa, hingga pukul 01.00 Waktu Arab Saudi, Sabtu (12/9) tecatat 33 warga negara Indonesia menjadi korban dalam musibah crane jatuh tersebut.
Dari keseluruhan korban, dua di antaranya meninggal dunia atas nama Iti Rasti Darmini dengan nomor kloter JKS-023 dan Masnauli Suuadil Hasibua dengan nomor kloter MES-009. Sementara 31 korban lainnya masih menjalani perawatan, satu dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) dan 30 korban lainnya dirawat di tiga Rumah Sakit Arab Saudi diantaranya Rumah Sakit An Noor, Rumah Sakit Zaheer, dan Rumah Sakit King Abdul Aziz.
Secara pribadi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan atas nama pemerintah Indonesia menyatakan duka atas musibah tersebut. “Tentu diharapkan para korban luka khususnya dan para keluarganya bisa lebih memperbesar sabar. Mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” ujar Lukman.
Ia melanjutkan, Pemerintah Arab Saudi sudah melakukan serangkaian tindakan untuk mengobati korban insiden tersebut dengan membawanya ke sejumlah rumah sakit.
“Kita melihat di RS An-Nuur sudah ditangani para tenaga medis yang professional. Mudah-mudahan mereka segera pulih kembali kesehatannya. Tentu pemerintah akan memberikan santunan bagi korban jiwa maupun korban luka yang mengalami cacat fisik sebagaimana ketentuan asuransi yang ada pada setiap jamaah haji kita,” jelasnya.
Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan telepon melalui nomor +966 543603154 yang bisa diakses langsung keluarga jamaah Indonesia yang menjadi korban musibah crane jatuh di Masjidil Haram. “Nomor tersebut bisa diakses langsung sekarang,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat.
Berikut daftar nama korban yang berhasil dihimpun Daerah Kerja Mekah Panitia Penyelenggar Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1436H/ 2015M.
1. Iti Rasti Darmini (wafat)
2. Masnauli Suuadil Hasibuan (wafat)
3. Suji Syarbaini Irono (dirawat BPHI Mekah)
4. Ernawati Muhammad Saad (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
5. Kursia Nanting Lembong (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
6. Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
7. Ardian Sukarno Effien (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
8. Teti Herawati Mad Soleh (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
9. Apip Sahroni Rohman (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
10. Emmywaty Janahar Saleh (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
11. Nur Baik Nasution (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
12. Sopiah Taizir Nasution (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
13. Tri Murti Ali (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
14. Zulfitri Zaini Haji (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
15. Zulniwarti Munaf Umma (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
16. Ali Sabri Salamun (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
17. Umi Dalijah Amat Rais (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
18. Endang Kaswinarni Poerwomarton (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
19. Djumali Jamari Setro Wijoyo (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
20. Murodi Yahya Kasani (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
21. Hasan Mansur Ahmad (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
22. Sainten Said Tarub (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
23. Nuruddin Baasith Sujiyono (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
24. Isnainy Fadjrijah Abdul Djumali (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
25. Suharmi Umar Passire (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
26. Norma Latang Kulasse (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
27. Rosnallang Caco Baba (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
28. Hadiah Syamsuddi Sako (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
29. Muhammad Harun Abdul Hamid (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
30. Fatmawati Abdul Jalil (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
31. Abdul jalil Conci Leta (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
32. Rosdiana Mudu Toheng (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi)
33. Erni Sampe Dosen (dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi).



berikut videonya dari metro tv
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

Pantai Pok Tunggal Gunungkidul, Sebuah Destinasi di Jogja yang Disukai


Keberadaan Pantai Pok Tunggal Gunungkidul menawarkan salah satu keindahan panorama laut dari sekian banyak wisata pantai di Gunungkidul, seperti Pantai Indrayanti, Pantai Baron, dan Pantai Jogan.
Jika Pantai Jogan indentik dengan keajaiban air terjunnya, maka Pantai Pok Tunggal merupakan wisata pantai yang ikonik di mana terdapat satu batang pohon Duras yang tumbuh rindang tepat di bibir pantai dan menjadi ikon Pantai Pok Tunggal tersebut.
Pesona keindahan puluhan pantai yang membentang sepanjang pesisir Gunungkidul Yogyakarta seolah menjadi surga tersembunyi di balik gugusan perbukitan kapur yang selama ini identik dengan kawasan Gunungkidul.
Perjalanan dari pusat kota Yogyakarta ke Pantai Pok Tunggal Gunungkidul terbilang cukup mendebarkan, terutama setelah melewati Kota Wonosari menuju lokasi pantai.
Pada 2 kilometer terakhir menjelang lokasi, jalanan cukup sulit, sempit, lebih banyak kelokan, bahkan cenderung terjal. Sesekali adrenalin akan terpacu saat melintasi jalanan menikung tajam dengan bongkahan karang besar menjorok tepat di atas kepala. Sungguh pemandangan yang terlihat masih sangat alami.
Mitos Pohon Duras di Pantai Pok Tunggal
Anda memang akan melalui perjalanan panjang yang cukup melelahkan agar dapat tiba di Pantai Pok Tunggal ini. Tetapi ketahuilah bahwa rasa penat dan lelah seolah terbayar tuntas dengan keelokan pemandangan sejauh mata memandang horizon di kawasan wisata Gunungkidul yang satu ini.
Luasnya hamparan pasir putih yang sesekali disapu ombak biru menghempas tenang seperti penawar rasa lelah yang mujarab yang kemudian membawa kita larut dalam suasana yang begitu damai. Jauhnya jarak tempuh, jalanan yang terjal dan berkelok seketika akan terlupakan dan dalam sekejap mengisi keceriaan di hati tatkala menikmati panorama pantai.
Tepat di tepi pantai berdiri kokoh sebatang pohon Duras yang kemudian menjadi ikon wisata Pantai Pok Tunggal Gunungkidul ini. Inilah satu-satunya pohon (pohon tunggal) yang konon menginspirasi pemberian nama pantai ini menjadi Pok Tunggal, yang artinya �Pohon Tunggal�. Pohon Duras terbilang rindang, namun menurut masyarakat setempat konon pohon ini sangat sulit tumbuh.
Oleh sebab itu ketika pohon tumbuh subur, maka keberadaannya sangat dijaga oleh masyarakat lokal. Kesuburan pohon Duras tersebut dipercaya menjadi lambang kemakmuran penduduk setempat. Jadi, Anda tidak boleh coba-coba memanjat pohon tersebut sebab pasti akan mendapat teguran keras dari penduduk sekitar yang mengawasinya.
Alamat Pantai Pok Tunggal: Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kab. Gunungkidul, Yogyakarta
Tebing Tinggi di Pantai Pok Tunggal Gunungkidul
Pesona Pantai Pok Tunggal Gunungkidul sesungguhnya lebih terletak pada tebing-tebing tinggi yang berbaris sejajar dan terlihat kokoh membentengi pantai dari dunia luar. Tebing yang berdiri tegak lurus dengan ketinggian mencapai 50 meter ini sebenarnya berpotensi untuk dikembangkan menjadi arena panjat tebing.
Di antara tebing-tebing yang tersebar di sekeliling Pantai Pok Tunggal, Anda masih dapat menjumpai berbagai primata liar yang hidup di sana. Beberapa di antaranya adalah sekelompok monyet liar yang sesekali terlihat melompat di antara tebing pada arah timur pantai tersebut.
Di Pantai Pok Tunggal juga terdapat sebuah mata air tawar. Mata air ini kemungkinan bersumber dari aliran sungai bawah tanah yang memang menjadi ciri khas kawasan bukit karst. Mata air ini kemudian dimanfaatkan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya yang membuka warung makan di area pantai serta untuk keperluan kamar mandi umum yang merupakan hasil swadaya penduduk lokal.
Sunset di Pantai Pok Tunggal Gunungkidul
Inilah momen yang paling dicari banyak kalangan penikmat perjalanan, yakni sunset di Pantai Pok Tunggal Gunungkidul. Adalah sebuah hal yang terasa kurang jikalau Anda sampai melewatkan momen menikmati matahari terbenam di pantai Jogja yang satu ini.
Selain itu, di kawasan pantai juga cocok dijadikan sebagai tempat untuk camping atau berkemah. Hal ini rasanya akan menjadi pengalaman berkesan dengan menghabiskan malam di tenda sambil menikmati sapuan angin malam yang diselingi debur ombak. Bahkan, tersedia juga rental tenda dome yang disediakan penduduk lokal bagi Anda yang memang ingin bermalam di kawasan Pantai Pok Tunggal ini.
Jika Anda bermaksud untuk pulang selepas menikmati sunset di sana, maka Anda harus ekstra hati-hati sebab jalanan yang harus dilalui sungguh sangat minim lampu penerangan. Jalanan sempit, terjal, berkelok, dan berbatu adalah resiko bahaya yang harus Anda pikul.
Pantai Pok Tunggal Gunungkidul sejatinya adalah objek wisata pantai yang masih dapat dikembangkan lagi menjadi sebuah destinasi wisata yang populer mengingat keindahan panoramanya yang menarik. Beberapa hal fundamental yang perlu dihadirkan dengan lebih baik, misalnya penambahan lampu penerangan, penginapan, atau restoran. Pantai yang terletak pada posisi di antara Pantai Indrayanti dan Pantai Siung adalah salah satu dari deretan wisata pantai di Gunungkidul yang menawarkan sejuta pesona bagi siapapun yang mengunjunginya.
Rute Perjalanan ke Pantai Pok Tunggal
Pantai Pok Tunggal Gunungkidul terletak di Kecamatan Tepus. Anda akan membutuhkan waktu perjalanan selama sekitar 2.5 jam dari pusat kota Yogyakarta untuk dapat tiba di lokasi pantai ini.
Berikut ini adalah rute perjalanan ke lokasi oantai dari pusat kota Yogyakarta:

Yogyakarta >> Imogiri >> Panggang >> Jln. Saptosari >> Tepus >> (ikuti arah ke Pantai Baron) >> Sebelum pertigaan Pantai Baron belok kiri arah Pantai Indrayanti >> Sampai pertigaan Kawasan Pantai Indrayanti belok kiri (ikuti jalan beraspal) >> Pos Retribusi >> lihat papan nama dan petunjuk arah �PANTAI POK TUNGGAL� >> ikuti jalan Cor Blok (jalan batu) >> Pantai Pok Tunggal (lihat Pohon Duras sisi kanan jalan masuk)
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

Pantai Jogan Gunungkidul, Keunikan Air Terjun yang Mempesona



Perlu diketahui bahwa di antara puluhan wisata pantai di Yogyakarta, Pantai Jogan Gunungkidul merupakan satu-satunya pantai yang paling unik. Dengan kata lain, ada sebuah keistimewaan dari pantai ini yang tidak dimiliki oleh sederet pantai yang membentang di pesisir Gunungkidul ataupun daerah lain di Yogyakarta.

Bagaimana tidak, di Pantai Jogan Anda dapat menemukan aliran air terjun yang tepat berada di bibir laut yang mungkin tidak akan dapat dijumpai di daerah manapun di Indonesia.
Adalah pesona yang mengundang decak kagum ketika Anda menyaksikan satu karya alam dimana air terjun jatuh ke bibir laut dari balik bukit karst yang tersembunyi.
Mengunjungi sejumlah obyek wisata di Yogyakarta akan menorehkan kisah perjalanan yang berkesan kuat. Bukan hanya destinasi yang erat kaitannya dengan budaya dan peninggalan sejarah, kekayaan Yogyakarta akan wisata pantai adalah cerita tersendiri kala Anda mengunjungi pantai-pantai indah yang ada di sana.
Mulai dari Pantai Parangtritis hingga menikmati panorama indah di Pantai Indrayanti, Pantai Baron, dan termasuk Pantai Jogan Gunungkidul ini. Untuk dapat masuk, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Pantai Jogan sebesar Rp 5 ribu per orang, belum termasuk biaya parkir kendaraan untuk roda dua atau roda empat dan bis.
Alamat Pantai Jogan: Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kab. Gunungkidul, Yogyakarta

Pantai Jogan Gunungkidul
Posisi Pantai Jogan boleh dikatakan mirip dengan peraduan di mana keberadaannya diapit oleh perbukitan kapur dengan ciri khas tebing-tebing yang tinggi. Ketinggian air terjun yang jatuh dari tebing menuju bibir laut sejenak akan mengingatkan kita pada panorama indah McWay Beach Waterfall di California.
Beberapa tahun lalu, keindahan Pantai Jogan Gunungkidul ini belum begitu terekspos sehingga tak banyak wisatawan asing maupun lokal yang datang ke tempat ini. Lokasi Pantai Jogan sendiri tepat berada di arah barat dari Pantai Siung Gunungkidul. Pantai Siung juga terkenal, terutama bagi para penikmat eksibisi, karena tebing-tebingnya yang tinggi adalah surga bagi para pemanjat.

Setelah melewati jalan beraspal dan tiba di kawasan wisata pantai ini, Anda akan melewati jalan setapak dengan dua buah sungai kecil di sisi kiri yang nantinya akan menyatu membentuk air terjun. Namun sayang, keindahan air terjun di Pantai Jogan Gunungkidul ini sesungguhnya paling menarik tatkala disaksikan di musim penghujan. Saat musim kemarau, debit air terbilang sangat rendah selain pula aliran airnya dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat lokal.
Jika Anda ingin merasakan nikmatnya guyuran air terjun dari atas tebing, Anda harus turun mengikuti jalan setapak. Harap menjaga kehati-hatian sebab jalan biasanya cukup licin karena selalu basah. Anda dapat menggunakan kayu-kayu pegangan yang telah disediakan untuk menopang tubuh.

Setelah batuan curam dan licin terlewati, Anda masih harus melewati batuan karang yang penuh dengan anak kepiting dengan warnanya yang transparan. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, sebab anak kepiting ini bukanlah dari koloni kepiting merah berbahaya sebagaimana yang menghuni Christmas Island di Australia. Umumnya, penduduk lokal gemar mengambil anak kepiting tersebut untuk dimasak menjadi lauk saat musim hujan tiba.
Selain itu, masih ada ada cara lain untuk menuruni tebing, yakni dengan tehnik Canyoning (rappeling) air terjun. Hanya saja, Anda harus menggunakan peralatan yang cukup dan memiliki kemampuan yang memadai. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan ratusan kupu-kupu liar yang bermain-main di bebatuan yang kering.
Setelah menuruni jalanan yang licin dan curam serta ribuan anak kepiting liar yang menghuni batuan karang, Anda akan dapat menikmati keajaiban Pantai Jogan Gunungkidul yang menawan.
Sejauh mata memandang horizon di depan, langit senja di atas Samudera Hindia sungguh terlihat menakjubkan dan Anda dapat menjadi saksi eloknya Poseidon menghempas gululungan ombak dan melemparnya ke pantai. Sementara di belakang sana, gemuruh suara air terjun seolah mendendangkan orkestra alam yang menaikkan puji-pujian atas mahakarya Sang Pencipta.
Suara air terjun ini terdengar bergemuruh di telinga, tetapi inilah momen terbaik di mana Anda dapat menikmati percikan airnya sebelum akhirnya menyatu di laut. Keindahan alam yang mempesona serta panorama langit yang begitu indah adalah suguhan yang dapat Anda nikmati di kawasan wisata Pantai Jogan Gunungkidul ini, seolah membantah anggapan bahwa Kabupaten Gunungkidul adalah wilayah yang gersang.

Rute Perjalanan ke Pantai Jogan Gunungkidul
Pantai Jogan Gunungkidul terletak di Desa Purwodadi atau berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Anda memerlukan waktu perjalanan sekitar 2 jam untuk dapat tiba di lokasi Pantai Jogan ini. Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil atau motor dan menyusuri jalanan aspal yang terbilang mulus. Namun, perlu berhati-hari sebab jalanan berkelok-kelok. Ketika Anda telah tiba di Pos Retribusi Pantai Siung, itu artinya perjalanan Anda tinggal 400 meter lagi untuk dapat sampai di Pantai Jogan. Anda dapat mengikuti petunjuk arah yang tersedia di kawasan tersebut.

Jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, maka Anda dapat berangkat dari terminal Giwangan Yogyakarta dengan mengambil bis jurusan Wonosari, selanjutnya berganti angkutan yang akan mengantarkan Anda menuju Desa Tepus atau arah Pantai Siung.
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

Pantai Sundak Gunungkidul, Sunrise dan Pesona Alami yang Mengagumkan


Satu lagi wisata pantai yang menawarkan keindahan laut serta pesona alam yang begitu eksotis, yaitu Pantai Sundak Gunungkidul. Salah satu aset wisata Gunungkidul yang ramai dikunjungi ini menyimpan satu kisah menarik yang mungkin belum diketahui banyak kalangan penikmat perjalanan.
Sekitar 70 kilometer arah tenggara Yogyakarta, Pantai Sundak Gunungkidul telah menanti dengan karakter alam yang unik. Sejauh mata memandang, gulungan ombak besar tetap mendominasi sebagai ciri khas pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
Namun dibalik itu ada legenda tentang asal muasal nama Pantai Sundak yang hingga saat ini mitos tersebut tetap melekat kuat dan menjadi cerita turun temurun masyarakat setempat.
Tak hanya pesona keindahan laut yang menarik, Pantai Sundak Gunungkidul sebenarnya berpotensi menjadi destinasi kuliner bahari yang menarik sebagaimana Pantai Baron Gunungkidul. Sejumlah warung makan dekat pantai menyuguhkan Anda menu makanan khas laut. Beberapa hidangan tersaji dengan citarasa tinggi dan mengggugah selera.
Baca juga: Inilah 12 Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal
Legenda Pantai Sundak Gunungkidul
Pantai Sundak Gunungkidul memang tidak begitu luas, apalagi jika dibandingkan dengan sekitar 15 pantai lain yang membentang di sepanjang pesisir pantaiGunungkidul.
Namun pesona alam dan keindahannya, terutama saat matahari terbit sanggup mengundang decak kagum bagi siapa saja yang menyaksikannya. Pada bagian sisi kanan dan kiri pantai terdapat batu karang besar dan kokok yang sekaligus menjadi pembatas Pantai Sundak dengan pantai lainnya.
Pada salah satu sisi pantai ini, Anda dapat melihat goa yang memiliki mata air tawar di dalamnya.
Goa ini dahulu kala konon dihuni oleh seekor anjing dan landak. Karena kelaparan, kedua binatang tersebut akhirnya berkelahi. Tak berselang lama, sang pemilik anjing yang menyadari binatang peliharaannya hilang segera mencari ke dalam goa tersebut. Bersamaan dengan itu, anjing keluar dari goa sambil menggigit bagian tubuh landak yang terluka parah.
Merasa penasaran dengan apa yang ada di dalam goa, pemilik anjing tersebut langsung masuk ke dalam. Tak disangka di sana dia menemukan mata air tawar yang jernih yang hingga saat ini mata air tawar tersebut masih digunakan oleh masayarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari kisah perkelahian antara anjing dan landak tersebut, kemudian pantai ini akhirnya disebut Pantai Sundak. �SU� merupakan kependekan dari asu (sebutan anjing dalam bahasa Jawa), �NDAK� adalah kependekan dari landak.
Alamat Pantai Sundak: Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kab. Gunungkidul, Yogyakarta
Potensi Pantai Sundak Gunungkidul
Jika mendapat sentuhan tangan-tangan profesional, Pantai Sundak Gunungkidul akan menjelma menjadi ikon wisata alam Gunungkidul yang popularitasnya mampu bersanding dengan Pantai Parangtritis. Jika saja di kawasan wisata Pantai Sundak ini dibangun beberapa restoran atau caf�, barangkali akan mendatangkan semakin banyak kunjungan wisatawan mancangera maupun wisatawan domestik.

Tidak hanya pengembangan potensi wisata kuliner bahari, tetapi juga sarana dan prasarana wisata, seperti penginapan. Di pantai Sundak sejauh ini memang belum dibangun penginapan atau hotel sehingga pengunjung cukup kesulitan mencari tempat menginap (kecuali jika balik ke Wonosari).
Jika ada yang menginap di kawasan Pantai Sundak Gunungkidul ini, mayoritas adalah anak-anak muda yang berkemah atau camping menggunakan tenda.
Rute Perjalanan ke Pantai Sundak
Seperti halnya perjalanan ke beberapa pantai lain di Gunungkidul, perjalanan dari pusat Jogja ke lokasi Pantai Sundak Gunungkidul membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 � 2,5 jam perjalanan, baik menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.
Pantai Sundak terletak di Kecamatan Tepus yang di sepanjang jalan menuju lokasi pantai ini, Anda akan merasakan sensasi perjalanan yang menantang dan cukup mendebarkan. Jalanan yang berkelok-kelok kerapkali ditemui. Meski harus ekstra hati-hati, tetapi jalanan aspal terbilang mulus.
Berikut ini adalah sejumlah opsi rute perjalanan menuju Pantai Sundak, baik itu dari pusat kota Jogja, Solo, dan Wonogiri.
a) Kota Yogyakarta >> Patuk >> Wonosari >> Pantai Sundak
b) Kota Imogiri >> Panggang >> Saptosari >> Pantai Sundak
c) Kota Solo (Sukoharjo) >> Semin >> Karangmojo >> Wonosari >> Pantai Sundak

d) Kota Wonogiri >> Rongkop >> Semin >> Pantai Sundak
Read more...
Posted by Fahrizal | 0 comments

Inilah Pesona Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul Jogja


Objek wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul disebut-sebut memiliki kemiripan dengan sebuah destinasi wisata di Amerika Serikat yang terkenal, yakni Grand Canyon Arizona.
Selama ini, Kabupaten Gunungkidul di Yogyakarta identik dengan gugusan bukit kapur yang gersang dan tandus. Tiada yang salah dengan persepsi banyak kalangan tentang daerah ini.
Tetapi, justru di Gunungkidulterdapat tak kurang dari 15 pantai Gunungkidul yang menawan, tujuan wisata goa yang unik, serta panorama air terjun yang memikat.
Gunungkidul masih menyimpan potensi alam berupa aliran sungai yang membelah tebing-tebing tinggi. Salah satunya terlihat dari Air Terjun Sri Gethukini. Uniknya, aliran air terjun ini tidak mengenal musim, baik musim hujan atau kemarau panjang sekalipun dengan tetap mengalir tanpa henti.
Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul adalah keunikan alam yang sungguh sayang jika dilewatkan, terutama ketika Anda sedang berwisata ke Yogyakarta. Anda hanya perlu menaiki kendaraan dan melintasi hutan kayu putih milik Perhutani untuk dapat sampai di lokasi.
Pada sebuah area pemancingan yang juga berfungsi sebagai area parkir, perjalanan menuju air terjun harus dilanjutkan dengan berjalan kaki. Ada dua opsi jalan yang bisa dilalui, yang pertama dengan menyusuri jalans setapak. Sepanjang perjalanan Anda akan menyaksikan hamparan sawah dihiasi lambaian nyiur kelapa.
Sementara opsi kedua terbilang cukup ekstrim, Anda harus melintasi derasnya arus Sungai Oya dengan rakit sederhana yang terbuat dari papan dan drum bekas.
Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul ini akan sangat menyenangkan jika dilakukan pada pagi hari, terlebih lagi apabila Anda memilih opsi melintasi Sungai Oya.
Di pagi hari, arus Sungai Oya masih terbilang tenang sehingga perjalanan dipastikan akan nyaman sembari menikmati hangatnya sapaan mentari pagi.
Di sepanjang aliran sungai, perdu dan belukar terlihat begitu hijau alami di tengah kokohnya tebing-tebing Karst yang melindunginya pada sisi kanan dan kiri sungai. Suara rakit yang berirama menyibak jernihnya air seolah berpadu dengan nyanyian alam yang sungguh menentramkan jiwa.
Alamat Air Terjun Sri Gethuk: Bleberan Playen, Kab. Gunungkidul, Daerah

Mitos Air Terjun Sri Gethuk
Dibalik kepopuleran Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul ini, terselip cerita yang melegenda berkaitan dengan lokasi dan penamaan air terjun tersebut.
Menurut kisah lokal, Air Terjun Sri Gethuk konon adalah tempat khusus untuk menyimpan Kethuk. Kethuk adalah alat musik atau gamelan milik makhluk halus, yakni Jin Anggo Meduro.
Inilah asal muasal penamaan air terjun ini menjadi Sri Getuk, yang diambil dari nama alat musik atau gamelan tersebut. Hingga sekarang, pada waktu-waktu tertentu masyarakat setempat masih sering mendengar alunan suara gamelan dari arah lokasi Air Terjun Sri Gethuk.
Pelangi di Air Terjun Sri Gethuk
Tak lebih dari 15 menit melintasi Sungai Oya, Anda akan tiba di lokasi Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul. Gemuruh air terjun mulai terdengar di telinga, mengundang rasa penasaran untuk segera menikmatinya dari dekat.
Batu-batuan yang terbentuk indah di bawah air terjun tersusun menyerupai undak-undakan laksana tepian kolam renang di rumah-rumah mewah.
Saat Anda memutuskan untuk lebih mendekat dan mandi di bawah air terjun, sejurus kemudian terasa seperti berada di negeri dongeng dimana air jernih melimpah mengguyur sekujur tubuh.
Kala musim hujan, Anda berkesempatan besar untuk menyaksikan pelangi indah di Air Terjun Sri Gethuk. Pesona pelangi yang menghiasi air terjun ini seolah membawa Anda pada kisah dongeng tentang bidadari berselendang pelangi.

Kawasan wisata Air Terjun Sri Gethuk sejatinya masih butuh pengembangan lebih serius dari stakeholder setempat. Sebab, air terjun Jogja yang indah ini memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata Gunungkidul yang populer.
Panaroma alam yang sungguh alami dan keasrian sepanjang perjalanan menuju lokasi terasa sungguh menyenangkan, ditambah pula dengan satwa-satwa liar yang berkeliaran bebas.

Rute Perjalanan ke Air Terjun Sri Gethuk
Jika Anda memulai perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta ke lokasi Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul, Anda dapat mengambil arah ke Wonosari. Ikuti terus jalan Jogja-Wonosari hingga sampai di pertigaan Gading. Di pertigaan tersebut, terdapat papan penunjuk arah dan ikutilah jalan sesuai petunjuk arah tersebut hingga Anda tiba di daerah Playen.

Di daerah Playen, terdapat banyak petunjuk arah menuju lokasi Air Terjun Sri Gethuk serta sejumlah objek wisata lainnya. Sebaiknya Anda mengambil arah melalui jalan beraspal meskipun berjarak sedikit lebih jauh dibandingkan jika melalui jalan off-road. Jalan off-road ini patut dihindari mengingat kondisinya yang lumayan buruk atau lebih tepatnya jalan yang berbatu.
Read more...